Bisnis Oles Oles Omset ratusan Juta, Ini Rahasianya

Bisnis Oles Oles Omset ratusan Juta, Ini Rahasianya

Kamis, 03 Februari 2022

Meski lulusan SMP, Darmanto tidak berkecil hati untuk terus maju. Ia tak minder apalagi menyerah dengan keadaannya. Pria yang lahir 30 tahun lalu itu tetap mampu sukses.



Kekuatan keuangan keluarga yang lemah membuat Darmanto terpaksa menghentikan jenjang pendidikannya di tingkat menengah pertama. Ia tak sedetikpun merasakan bangku kelas celana abu.

Mulanya, Darmanto mencoba bertahan hidup dengan berjualan obat herbal keliling pada 2013 silam usai berhenti sekolah. Kendati bukan kebutuhan primer, Darmanto tak punya pilihan lain.

Dengan cara berkeliling, obat herbal yang ia jual tak kunjung mendapatkan laba besar. Wajar, tak semua orang mempercayai khasiat obat-obatan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan itu.

Darmanto akhirnya memutar otak. Dengan modal uang tabungan sebesar Rp 1 juta, ia memberanikan diri untuk membeli satu set komputer. Darmanto berniat menjual dagangannya via online.

Padahal, jual-beli online masih belum jadi primadona ketika itu. Orang-orang banyak yang belum mempercayai keamanannya. Namun, meski lulusan SMP, visi Darmanto berada jauh di masa depan.


Uniknya, ketika mengulik cara jual-beli online obat herbalnya, Darmanto malah salah fokus dengan teknik desain grafis dan pembuatan website. Ia justru lebih tertarik dengan bidang digital creative ketimbang jual-beli.

Kesukaannya pada bidang desain grafis membuat ia coba-coba menjual kaos sablon buatannya sendiri di media online. Darmanto mencoba sedikit-sedikit skill desain grafis yang baru ia pelajari itu.

Kendati hasilnya tidak besar, ia tetap puas karena telah berhasil mengekspresikan dirinya melalui jual-beli produk kreatif untuk pertama kali.

Darmanto pun terus mengulik bidang digital lainnya yang barangkali bisa mendatangkan keuntungan kepadanya. Kemudian ia bertemu dengan skill digital marketing.

Bagaimana ia membuat iklan, memanage iklan di media sosial, dan segala hal lain tentang marketing dan periklanan. Di samping itu, Darmanto juga banyak mengulik tentang pembuatan website.


Sejak pertama menjual obat herbalnya via online, Darmanto sudah membuat website sendiri yang di dalamnya ada katalog produk obat herbal yang ia jual.

Tak disangka, lambat laun, seiring berjalannya waktu, dengan berbekal skill-skill tadi, Darmanto membangun sebuah perusahaan digital marketing yang membawahi bisnis pembuatan iklan, pembuatan website, hingga kursus desain grafis.

Bisnis pembuatan kaos nya pun tetap berlanjut hingga sekarang. Total, ia telah memiliki kurang-lebih 33 orang karyawan yang setiap hari bekerja kepada bocah lulusan SMP itu.

Dari seluruh bisnisnya, Darmanto mampu mendulang omzet hingga Rp 300 juta per bulan. Sungguh luar biasa perjuangan Darmanto.